Tiga Lokasi Hits di Tinjomoyo Semarang

0

Setelah lokasi kebun binatang Semarang di pindah ke daerah Mangkang, Kawasan Tinjomoyo Semarang memang tidak seramai sebelumnya. Namun dengan terus meningkatnya pengguna social media terutama Instagram, kawasan yang tidak jauh dari tengah kota ini kembali menarik masyarakat untuk datang. Kini, di Instagram setidaknya ada tiga titik di Hutan Wisata Tinjomoyo yang digemari untuk pengambilan foto.

Penasaran dengan tiga titik hits di Hutan Wisata Tinjomoyo, Tim Tabloid Simpang5 memutuskan untuk meluncur ke kawasan tersebut. Untuk ke Tinjomoyo bisa dari dua arah, pertama dari arah Sampangan dan kedua dari Jatingaleh. Kami berangkat dari arah Sampangan, tidak ada 30 menit perjalanan kami telah tiba di depan Unika Soegijapranata. Di depan kampus ada petunjuk ke arah Tinjomoyo.

Dari kampus Unika ke lokasi tidak lah jauh, hanya beberapa menit saja. Tim Tabloid Simpang5 langsung menuju ke Jembatan Merah. Lokasi jembatan ini paling jauh dari 2 titik hits lainnya. Tidak ada 5 menit dari gerbang masuk Hutan Wisata Tinjomoyo kami telah sampai ke jembatan. Sepanjang perjalanan ke jembatan, suasana sangat sejuk dengan pohon-pohon tinggi menjulang.

Di Jempatan Merah tampak beberapa kelompok anak muda sedang asik menikmati suasana sambil mencari sudut-sudut indah untuk mengabadikannya dengan kamera di smartphone yang mereka bawa. Kami ikut berbaur, menikmati pemandangan aliran sungai dan hijaunya pepohonan yang berada di sisi-sisi sungai.

Sesuai dengan namanya, Jembatan Merah adalah jembatan kayu dengan rangka besi yang berwarna merah. Bentuknya yang unik dengan tiang pancang yang menjulang tinggi membuat jembatan ini menarik untuk pengambilan foto. Tidak hanya untuk selfie, Jempatan Merah juga sering untuk pengambilan foto pre-wedding.

Puas menikmati dan mengambil beberapa foto di Jembatan Merah, kami kemudian menuju ke lokasi selanjutnya, yaitu Rumah Tua. Kendaraan berbalik ke arah pulang, tidak jauh dari Jembatan Merah tampak rumah tua yang atapnya sudah hilang, tinggal tembok-tembok dengan daun-daun dari tanaman yang merambat di tembok.

Kondisi rumah tua yang unik di antara pohon-pohon yang menjulang tinggi, membuat suasana terasa khas. Tembok dengan tanaman yang merambat, cukup menarik untuk selfie. Tim Tabloid Simpang5 pun kemudian mencoba beberapa sudut untuk pengambilan gambar di tempat ini. Sambil memotret, kami juga menikmati suasana sekitar yang masih sejuk dan hijau.

Dari Rumah Tua, kami melanjutkan perjalanan ke arah pintu keluar. Setelah keluar gerbang Tinjomoyo, kami melewati jembatan beton yang cukup panjang, dan berhenti setelah jembatan. Tampak hamparan sungai yang cukup luas, dengan aliran air yang cukup kecil, sehingga bebatuan tampak menonjol di berbagai sudut sungai.

Kami menuju ke arah bawah jembatan, terlihat sebuah beton bulat yang cukup besar. Beton berbentuk bulat ini lah yang sering digunakan untuk pengambilan foto. Saat kami datang, juga terlihat beberapa kelompok remaja sedang melakukan pemotretan di tempat ini. Kami sebentar mengambil sudut tersebut, untuk kemudian melanjutkan perjalanan, mengisi perut yang keroncongan karena sudah masuk waktu makan siang.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply