Rumah Idaman Warga Semarang

0

Setiap orang atau keluarga bisa jadi memiliki rumah idaman yang berbeda. Mereka yang memiliki dana tidak terbatas bisa dengan mudah memilih rumah sesuai yang diidamkan. Tentu tidak semua orang bisa mewujudkan impiannya tersebut. Sebagian besar orang, harus merencanakan secara ketat keuangan agar bisa memiliki rumah yang diimpikannya. Bahkan sebagian yang lain, bisa memiliki rumah masih merupakan sebuah impian.

Untuk mengetahui rumah yang diidamkan warga Semarang, Tabloid Simpang5 mewawancarai beberapa nara sumber dari bidang yang berbeda. Memang tidak mewakili seluruh warga Semarang, tapi setidaknya bisa menjadi gambaran bagaimana rumah yang diidamkan sebagian warga Semarang.

Pertama adalah pendapat dari Alexandra Cindy Marcella, Public Relations Gets Hotel Semarang. Cindy mengemukakan, semua orang boleh bermimpi, karena hal tersebut yang akan membuat kita berusaha bekerja lebih keras untuk meraih impian. Salah satunya adalah untuk mewujudkan rumah impian.

“Saya sangat menyukai rumah dengan nuansa putih dan cream, luas, dan hangat dengan dekorasi klasik yang indah. Rumah tersebut terletak di daerah yang tidak terlalu ramai, rindang penuh dengan ketenangan. Tentunya ada taman hijau, luas yang dipenuhi bunga-bunga, serta terawat, rapi, dan bersih. Hingga hewan peliharaan sebagai pelengkapnya. Jika dipaparkan detail masih banyak lagi impian-impian saya terhadap ‘dream house’, karena tidak ada habisnya membicarakan impian. Hingga bisa disebut ‘home sweet home’,” papar Cindy.

Komentar kedua dari Anindya Liani, Pegiat Social Media di Semarang. Rumah impian Anindya, jika dari segi desain adalah rumah yang mengusung konsep minimalis kontemporer. Untuk penunjang estetika keunikan rumah Anindya juga ingin menghadirkan beberapa bagian rumah dari material kayu.

“Lokasi yang aku suka, yaitu di deket sawah atau di kaki gunung, jadi tidak perlu repot pasang AC. Untuk warna, pengennya yang soft aja, seperti coklat muda dan abu-abu, biar match jika didirikan di lingkungan yang kayak aku sebut tadi,” jelas Anindya.

Lalu bagaimana dengan rumah yang tahun 2017 ini banyak diincar? Tabloid Simpang5 menanyakannya pada Koordinator Bidang Humas Promosi dan Pameran REI Jawa Tengah, Juremi. Menurutnya, rumah yang menjadi incaran di tahun ini adalah rumah untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) atau bersubsidi yang saat ini menjadi program pemerintah, dengan suku bunga 5 persen selama masa angsuran.

“Untuk faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan bisnis properti di tahun 2017 ini di antaranya adalah suku bunga bank yang relatif rendah, uang muka KPR yang cukup terjangkau mulai 20 persen, serta program Tax Amnesty yang juga berpengaruh terhadap pembelian rumah,” urai Juremi.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply