Ketika ‘Empon-empon’ Disulap Jadi Aneka Bentuk

0

Untuk kali kesekian, Mal Ciputra Semarang kembali mendatangkan ratusan ibu-ibu dari berbagai penjuru Kota Semarang. Sebanyak 990 ibu yang tergabung dalam PKK Kota Semarang ikut meramaikan lomba merangkai bermacam rempah dalam ‘Semarangku Kebanggaanku IV’ di atrium lantai dasar, Selasa (9/5).

Bukan ibu-ibu namanya kalau tidak menghasilkan kreativitas dari tangan-tangan terampilnya. Aneka rempah yang dalam bahasa Jawa populer dengan istilah ’empon-empon’ ini disulap menjadi bermacam bentuk.

Karena kompetisi digelar dalam rangka HUT ke-470 Kota Semarang, maka beberapa kelompok pun merangkainya menjadi ikon-ikon populer kota ini. Para ibu ini memang dibagi per kelompok masing-masing tiga orang.

Juri yang terdiri atas Mal Ciputra yang diwakili oleh Chef Hotel Ciputra serta PKK Kota Semarang yang diwakili oleh dua orang pun bingung memilih karya terbaik. Aspek penilaian meliputi kreativitas, keindahan dan keserasian. Nilai rupiah ’empon-empon’ juga menjadi syarat mutlak penilaian. Tiap kelompok hanya boleh memakai bahan senilai maksimal Rp 50 ribu.

Acara yang dimulai pukul 13.00 kemarin dimeriahkan juga peragaan busana Batik Semarangan dari Kinanti Wastra oleh para model Totok Shahak. Pembukaan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Dikatakan Mall Manager Ciputra Semarang, Ani Suyatni, event HUT Kota Semarang ini menjadi agenda tahunan mal. Tahun-tahun sebelumnya pihaknya juga menggagas lomba merangkai dan menghias lunpia. “Event yang sifatnya massal untuk HUT Kota Semarang ini kami selalu melibatkan para ibu-ibu. Antusias dan kreativitas mereka menjadikan kami juga bersemangat meng-create kegiatan sejenis yang semakin inovatif juga,” ujarnya.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply