Kebun Bunga yang Hits di Bandungan

0

Setangkai bunga mampu memancarkan keindahan bagi siapa saja yang melihatnya. Bagaimana jika ratusan bunga atau bahkan ribuan bunga? Tentu akan mampu mengundang siapa saja untuk datang. Karena itulah ketika melihat Kebun Bunga di Bandungan Kabupaten Semarang sedang ngehits di Instagram, tim Tabloid Simpang5 memutuskan untuk langsung mengunjungi tempat ini.

Rabu Pagi yang cerah itu, Tabloid Simpang5 meluncur dari kantor sekitar pukul 09.00. Menyusuri pusat kota untuk melewati Tol dan keluar di gerbang Tol Ungaran. Kendaraan terus meluncur ke arah Bandungan. Sebelum sampai Pasar Bandungan, kendaraan meluncur pelan untuk memastikan petunjuk menuju ke arah kebun bunga. Begitu petunjuk berwarna hijau dengan tulisan “Setiya Aji Flower Farm” terlihat, kami berbelok ke kiri.

Jalan masuk tidak terlalu lebar tapi cukup untuk mobil dan motor bersimpangan. Setelah sekitar 200 meter, kami diarahkan untuk parkir di salah satu halaman lapang di dekat kebun bunga. Dari tempat parkir, jalanan menurun membawa kami untuk melihat langsung warna-warni bunga yang membentang di antara hijaunya alam.

Setelah berbincang dengan pengelola, tim Tabloid Simpang5 langsung berburu sudut-sudut indah di kebun ini. Beberapa pengunjung juga tampak di kebun ini meski hari itu bukan akhir pekan. Ini membuktikan bahwa kebun bunga ini memang sedang hits dan banyak dikunjungi kapan saja, tentunya yang paling ramai adalah saat liburan atau akhir pekan.

“Untuk hari biasa, Senin sampai Jumat pengunjung yang datang sekitar 150 orang. Sedangkan untuk hari Sabtu sekitar 600 orang, untuk hari Minggu pengunjung bisa mencapai seribu orang,” papar Setiya Aji, yang mengelola bagian pariwisata kebun bunga ini.

Kebun bunga ini sendiri dikelola oleh Kelompok Tani warga sekitar. Ini merupakan kebun bunga yang buka pertama di Bandungan, dan juga daerah kebun bunga krisan pertama di Bandungan. Karena awal ada kebun di tempat ini sekitar 20 tahun lalu. Pengunjung bisa datang ke sini setiap hari karena siklus mekar bunga sudah diatur. Sehingga setiap hari selalu ada bunga yang mekar, baik untuk dipetik maupun untuk dikunjungi wisatawan.

“Tanah dan kondisi di sini sangat tepat untuk Bunga Krisan, sehingga hasilnya sangat bagus. Bunga di sini memiliki masa tanam sekitar 3,5 sampai 4 bulan. Setelah cukup umur kami memetiknya dan menjual ke berbagai tempat, seperti di Pasar Bandungan maupun dari pesanan yang datang. Untuk daya tahan bunga bisa sampai 15 hari jika dirawat secara tepat,” paparnya.

Tidak hanya kebun bunga, dari tempat ini pengunjung juga bisa melihat indahnya Rawa Pening, Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Ungaran, dan Gunung Kendalisodo. Bagi para pengunjung yang ingin berfoto-foto atau menikmati suasana kebun bunga, hanya membayar Rp 7,5 ribu per orang untuk asuransi kerusakan bunga. Sedangkan yang ingin membeli bunga, setangkai harganya Rp 5 ribu.

Setelah cukup puas menikmati dan mengambil berbagai sudut indah di kebun bunga yang terletak di Dusun Ngasem Lor, Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang ini, Tim Tabloid Simpang5 pun memutuskan untuk meninggalkan lokasi, apalagi waktu sudah menunjukkan saatnya untuk makan siang. Kami pun kemudian mencari makan di Bandungan, yang memang banyak tawaran menu kuliner.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply