Generasi Pembaharu Lumpia Semarang

0

Siang yang cerah di musim penghujan itu, kami meluncur ke Lunpia Delight yang berlokasi di Jalan Gajahmada No 107 Semarang. Setelah dipersilakan duduk, tidak lama kemudian sang pemilik datang. Meski baru pertama kali ketemu, wajahnya sudah tidak asing lagi. Berbagai media sudah sering mengangkat kiprah wanita ini membesarkan nama Lunpia Delight.

Senyum ramah terlihat di wajah pemilik nama lengkap Meliani Sugiarto ini saat menemui tim Tabloid Simpang5. Setelah saling mengenalkan diri dan berbincang sebentar, Cik Meme panggilan akrabnya, menceritakan bagaimana awal ketertarikannya pada Lumpia.

“Saya tertarik dengan lumpia sejak dari kelas 1 SD. Berbeda dengan teman-teman seusia lain yang tentunya lebih tertarik dengan mainan. Tidak tahu kenapa, saya suka semua proses pembuatan lumpia, mulai dari memilih bahan, membersihkan, hingga siap disajikan,” ungkap Cik Meme yang terlihat bersungguh-sungguh.

Kehidupan Cik Meme memang tidak bisa lepas dari Lumpia. Sebagai putri bungsu pemilik Lumpia Mataram dan juga Generasi Kelima Lumpia Semarang, sejak kecil Cik Meme sudah akrab dengan makanan khas Semarang ini. Ditambah dengan ketertarikannya pada makanan yang berbahan dasar rebung ini, tentu membuat Cik Meme tidak sekadar tahu bagaimana membuat lumpia yang enak, tapi juga bagaimana menjalankan bisnisnya.

“Awalnya tentu orang tua ingin saya konsentrasi belajar. Namun karena melihat kemauan kuat saya untuk belajar segala hal tentang lumpia, orang tua akhirnya mengijinkan. Siang hari setelah sekolah saya ikut membantu pembuatan lumpia yang semua prosesnya dikerjakan orang tua langsung,” papar wanita kelahiran Semarang ini.

Setelah memasuki usia remaja, tepatnya waktu SMA menjelang kuliah, Cik Meme mulai konsentrasi belajar berjualan lumpia dengan bimbingan orang tuanya. Wanita kelahiran , 27 Juni 1979 ini tidak pernah merasa malu meski sering ikutan mendorong gerobak perangkat dagangan lumpia ayahnya di tepi Jalan Mataram Semarang.

Selain belajar langsung dengan orang tuanya, untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usahanya, Cik Meme kemudian mengambil kuliah di Jurusan Ekonomi Akuntansi. Dengan kemampuan dan pengalaman tersebut, usaha Cik Meme untuk terus mengenalkan lumpia Semarang ke masyarakat luas kian nampak hasilnya, meski tentu ada juga ujian hidup yang dihadapinya.

“Lunpia Delight merupakan impian lama saya. Bermodal uang pinjaman saya mencoba merintis usaha ini dari awal. Di bulan pertama sambutan masyarakat cukup bagus, namun 3 bulan kemudian usaha saya sepi pembeli. Saya tetap fokus untuk membesarkan usaha dan membidik liburan sekolah dengan promo beli satu dapat satu,” jelasnya.

Promo yang digelar selama sebulan penuh tersebut ternyata disukai masyarakat, penjualan di Lunpia Delight pun melonjak. Sejak saat itu, Lunpia Delight semakin dikenal masyarakat. Ditambah berbagai inovasi produk dan layanan yang bagus, saat ini Lunpia Delight selalu ramai pembeli yang datang.

“Kami melakukan enam pembaharuan. Yaitu variasi lumpia terbanyak, sertifikat Halal dari MUI, inovasi kemasan higienis dari Dinas Kesehatan, tempat yang nyaman dengan mushola, tempat rapat, play ground, dan berbagai pembaharuan lainnya,” urai ibu dari satu putri bernama Tsarinxing, kelahiran 27 Juni 2011 ini.

Jika dulu orang kenalnya hanya satu menu lumpia, Lunpia Delight telah melakukan inovasi pembaharuan dengan menghadirkan enam menu spesial. Yaitu Lunpia Raja Nusantara (Rasa Jamur Nusantara), Lunpia KaJaMu (Kambing Jantan Muda), Lunpia Fish Kakap, Lunpia Crab, Lunpia Original dan Plain.

“Dengan inovasi tersebut kami meraih penghargaan dari Leprid atau Lembaga Prestasi Indonesia Dunia. Penghargaan ini diberikan terhadap kreasi dan inovasi Lunpia Delight yang telah menciptakan menu terbanyak lumpia asli Semarang,” imbuh wanita yang kini juga menjadi Wakil Ketua Kadin Kota Semarang Bidang Pangan dan Agrobisnis ini.

Berbagai inovasi yang dilakukan, baik dalam segi menu maupun dalam bidang lainnya, tentu membuat Cik Meme layak disebut sebagai Generasi Pembaharu Lumpia Semarang.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply