Gaya Hidup Sehat Orang Semarang

0

Gaya hidup sehat sangat berpengaruh pada usia harapan hidup. Saat ini, menurut CIA World Factbook, harapan hidup di hampir setiap negara meningkat selama beberapa dekade. Seiring dengan semakin meningkatnya gaya hidup sehat sebagian besar masyarkat. Lembaga tersebut juga mengungkapkan negara mana saja yang memiliki harapan hidup terbaik.

Urutan pertama Jepang, negara ini memiliki lebih dari 58 ribu orang yang berusia lebih dari 100 tahun, ini membuat Jepang sebagai negara terbanyak yang penduduknya hidup lebih dari 80 tahun. Pencapaian Jepang ini karena penduduknya rajin berjalan di pagi hari atau olahraga lainnya. Ini membuat mereka tetap aktif secar fisik. Selain itu juga banyak mengonsumsi makanan sehat seperti nasi, tofu, tunas bambu, rumput laut, hingga acar.

Monaco menempati urutan kedua, penduduk pada negara ini sudah terbiasa mencari dan mengonsumsi makanan sehat, serta rutin berolahraga. Mereka tidak merasa stres pada isu-isu yang terjadi tiap harinya. Letak Monaco yang berbatasan dengan laut Mediterania, juga berpengaruh pada pola makan penduduk, mereka banyak makan ikan, buah-buahan, dan sayuran. Sebuah penelitian menunjukkan, diet mediterania merupakan salah satu diet sehat yang pernah ada.

Peringkat selanjutnya adalah Singapura, harapan hidup negara tetangga Indonesia ini rata-rata mencapai 84,68 tahun. Ekonomi yang kuat membuat negera ini memiliki sistem kesehatan yang sangat efisien. Sistemnya mulai dari pencegahan awal, deteksi penyakit kronis, serta pengawasan yang ketat oleh dokter. Selain itu, penduduknya juga mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan antioksidan.

Negara lain yang masuk 5 besar usia harapan hidup adalah Italia dan Yunani. Tentu komposisi ini bisa berubah seiring berjalannya waktu. Dari kelima negara tersebut, menunjukkan masyarakatnya telah banyak yang menerapkan gaya hidup sehat. Ini tentu bisa menjadi contoh bagi negara lain untuk meningkatkan usia harapan hidup.

Bagaimana dengan gaya hidup sehat masyarakat negeri ini, terutama di kota Semarang? Untuk mengetahui hal tersebut, Tabloid Simpang5 mewawancarai beberapa nara sumber dari bidang yang berbeda.

Komentar pertama dari Nydia Rena Benita, Mahasiswa S3 Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Menurutnya, gaya hidup sehat itu sangat penting, dan tidak boleh kalah dengan kesibukan kita sehari-hari.

“Untuk menjaga badan tetap fit, saya bergabung dengan gym dekat rumah untuk berolahraga bersama adik. Selain itu, saya mulai membiasakan diri minum banyak air putih, dan mengatur pola makan supaya tidak mengonsumsi gula berlebihan. Walaupun begitu, tetap ada ‘cheat day’ 1x sebulan untuk makan es krim kesukaan, supaya tetap happy,” ungkap gadis yang juga Denok Semarang 2013 ini.

Selanjutnya komentar dari Bela Apreliya, Sekretariat DPD Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Jawa Tengah. Menurutnya, salah satu cara buat hidup sehat itu dengan mengatur pola makan. Pola makan yang sehat itu makan tepat dan tidak telat. Tepat porsi makannya dan beraneka ragam.

“Jangan telat waktu makannya, makan 3 kali sehari dan nyemil cukup 2 kali saja. Perbanyak konsumsi air putih ya, minimal 8 gelas tiap hari. Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak,” jelas lulusan D3 Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang.

Yang terakhir komentar dari Pratiwi Cristin Harnita, Dosen ilmu komunikasi UKSW Salatiga. Dosen yang tinggal di Semarang ini menceritakan tentang aktivitasnya yang sangat tinggi. Hampir setiap hari harus pulang-pergi dari tempat kerja di Salatiga dan pulang ke Semarang. Ditambah dengan mengasuh 2 balita, tentu harus memiliki stamina yang kuat.

“Selama ini kondisi badan dijaga dengan banyak memakan sayuran yang tidak ditumis, banyak makan daging putih, seperti ikan dan ayam serta minum air putih yang cukup. Selain itu, nutrisi dilengkapi dengan rajin minum minyak ikan setiap hari. Dan yang paling utama adalah selalu berpikiran positif menjaga tubuh dari lelah berpikir yang memicu stres,” paparnya.

Bagaimana dengan gaya hidup sehat Anda?

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply