AC yang Hemat dan Terjamin Kualitasnya

0

Iklim tropis di Indonesia, termasuk di Kota Semarang, membuat kebutuhan akan AC (air conditioner) cukup tinggi. Tidak heran berbagai perusahaan eletronik bersaing untuk menawarkan berbagai tipe AC untuk menarik minat masyarakat. Dari berbagai perusahaan elektronik tersebut hanya Daikin yang memang fokus memproduksi AC. Sedangkan perusahaan elektronik lain, AC hanya menjadi salah satu produk dari berbagai produk lain yang dihasilkan.

Hal tersebut diungkapkan Yonatan Suganda, Supervisor Department Daikin ProShop Pusat, saat ditemui di sela-sela pameran yang digelar di Paragon Semarang beberapa waktu yang lalu. Lebih lanjut Yonatan menjelaskan, dengan hanya fokus di AC, maka Daikin selalu terdepan dalam pengembangan produk. Berbagai inovasi dari Daikin biasanya baru diikuti perusahaan elektronik lain beberapa tahun setelahnya.

“Contohnya AC split, ini merupakan inovasi yang telah lama diperkenalkan oleh Daikin. Jika AC biasa memiliki 1 indoor dan 1 outdoor, maka AC split menawarkan pilihan yang jauh lebih menguntungkan karena hanya menggunakan 1 outdoor untuk 2 indoor. Lebih hemat tempat, dan hemat energi,” jelas Yonatan.

Setelah AC split banyak digunakan, Daikin kembali menawarkan terobosan yang lebih dari AC split, yaitu AC Home Central. Jika AC split 1 outdoor untuk bisa untuk 2 indoor, AC Home Central 1 outdoor bisa untuk lebih dari 3 indoor. Tentunya AC Home Central ini akan lebih hemat tempat dan hemat energy.

“AC Home Central bisa menghemat pemakaian listrik hingga 40 persen, perawatan lebih mudah dan secara kinerja lebih bagus. Kami menawarakan AC Home Central dari mulai 2,5 PK hingga 12 PK. Inovasi ini sebenarnya telah lama digunakan di berbagai perusahaan maupun supermarket dan kami menghadirkannya untuk diterapkan di rumah,” imbuh Yonatan.

AC Home Central cukup gencar diperkenalkan kepada masyarakat Semarang, salah satunya dengan pameran yang digelar di Paragon ini. Felicia, dari Indocool, distributor Daikin Jawa Tengah, yang juga hadir saat pameran, optimis AC Home Central akan diterima masyarakat, sesuai dengan segmen yang dibidik. Dia menargetkan tahun ini 5 persen konsumen menggunakan AC Home Central.

“Secara umum kami optimis produk Daikin akan semakin diterima masyarakat. Karena orang sekarang membeli AC yang dicari adalah Daikin. Tahun 2015 – 2016 kenaikan penjualan AC Daikin mencapai 55 persen. Sedangkan tahun ini kami menargetkan naik 30-45 persen dari tahun lalu, kuartal ini sudah naik 13 persen,” papar Felicia.

Lebih lanjut Felicia mengungkapkan, untuk saat ini sebagian besar konsumen yang akan membeli AC pertimbangan utama adalah yang hemat energi. Setelah itu baru negera tempat memproduksi AC, ada yang dari China dan Thailand. Harganya tidak beda jauh dan pilihan tentu sesuai selera konsumen.

“Produk AC Daikin yang paling laris adalah yang yang mengusung tenaga 1/2 PK hingga 1 PK, terutama yang 340 watt. Harga yang ditawarkan untuk AC jenis ini juga cukup
terjangkau sekitar Rp 3 jutaan,” tambah Felicia.

KOMENTAR ANDA

Share.

Leave A Reply